Yuk Cari Tahu Cara Mengatasi Gangguan Makan

Apakah kamu termasuk orang yang membatasi makan atau justru makan yang terlalu banyak dan sangat berlebihan? Hati-hati, kamu masuk ke dalam orang yang mengalami gangguan makan. Ada tiga tipe orang yang mengalami gangguan makan yang bisa dikenali karena sering terjadi di kehidupan kita pada orang di sekeliling kita. Yang pertama adalah orang yang terlalu menghindari makanan yang berat seperti nasi, roti, atau kentang. Hal tersebut dilakukan adalah karena pengidap takut berat badannya bertambah dan takut gemuk.

Kedua, adalah orang yang selalu memuntahkan kembali setiap makanan yang masuk ke dalam tubuhnya apalagi jika pengidap merasa bahwa dirinya sudah makan terlalu banyak. Alasannya tidak berbeda dengan jenis yang pertama yaitu takut berat badan bertambah dan menjadi gemuk. Padahal, tidak ada salahnya menjadi gemuk. Kecuali jika kamu mengidap gangguan makan secara berlebihan, hal ini pun tidak baik, kamu harus tahu cara mengatasi gangguan makan.

READ  Cara Efektif Mengatasi Sembelit agar Tak Melilit

Gangguan makan secara berlebihan adalah jenis ketiga. Berbeda dengan jenis lain, jenis yang satu ini terjadi jika pengidap makan dengan banyak dan berlebihan. Kebanyakan orang yang mengidap ini memiliki cara makan yang cepat serta bisa makan dalam porsi yang sangat banyak dan tidak normal seperti orang-orang pada umumnya. Karena, mereka akan terus makan meski dalam kondisi perut yang sudah penuh.

Ketika kamu merasa bahwa kamu adalah salah satu orang yang mengalami jenis-jenis gangguan makan di atas, maka kamu harus segera memeriksakan diri ke dokter ataupun ke psikiater untuk mengetahui cara mengatasi gangguan makan tersebut. Karena apabila kamu tidak mengatasinya dengan segera, bisa saja kamu menanggung resiko yang fatal yaitu kematian.

Untuk bisa mengatasi ketiga jenis gangguan makan di atas memerlukan bantuan dari dokter atau psikiater sehingga kamu bisa melakukan psikoterapi dan melakukan terapi obat-obatan seperti yang dilansir dari alodokter.com.

READ  Fisura Ani Adalah Penyakit Anus. Apa Saja Gejala dan Penyebabnya

Psikoterapi

Terdapat dua jenis untuk psikoterapi agar pengidap bisa menghentikan kebiasaan gangguan makan yang tidak sehat itu. Yang pertama adalah terapi sikap kognitif, yaitu terapi yang berfungsi agar dokter atau psikiater dan pengidap dapat memahami apa yang sedang terjadi sehingga pasien mengalami gangguan tersebut. Setelah memahaminya, maka akan lebih bisa mengetahui apa yang harus dilkakukan agar pengidap bisa menghentikan kebiasaan buruknya itu.

Cara mengatasi gangguan makan psikoterapi yang kedua adalah terapi yang berbasis keluarga. Hanya saja, terapi yang satu ini biasanya digunakan ketika pengidap masih remaja. Tujuannya adalah agar remaja tersebut bisa diawasi oleh orang tua atau orang terdekat mengenai pola makan yang sudah disarankan dokter maupun psikiater.

Terapi Obat-obatan

Pada gangguan makan, tidak bisa diatasi dengan obat-obatan. Hanya saja, ketika pengidap mengalami gangguan makan sudah pasti memiliki masalah mental. Dengan memakai obat anticemas atau antidepresan, bisa membantu untuk mengendalikan emosional pengidap. Selain itu, kedua obat tersebut bisa untuk mencegah pengidap untuk memuntahkan kembali makanan yang sudah masuk ke dalam tubuh dan mencegah untuk makan terlalu banyak. Ketika pengidap ternyata mengalami malnutrisi, maka dokter atau psikiater akan menyarankan pengidap di rawat inap di rumah sakit.

READ  5 Penyebab Seseorang Mengalami Sembelit

Pada gangguan makan, bisa terjadi komplikasi yang harus diwaspadai pengidap. Jika terlambat mengatasi, maka komplikasi akan semakin parah juga. Salah satu komplikasi yang disebabkan oleh gangguan makan ini adalah gangguan lain pada mental yang bisa menyebabkan pengidap mengalami depresi bahkan bisa membuatnya ingin bunuh diri.

Itulah ulasan mengenai cara mengatasi gangguan makan yang bisa kamu kenali. Yang terpenting adalah ketika kamu merasakan gejalanya, kamu harus segera menghubungi dokter maupun psikiater. Semoga artikel ini bermanfaat.

 

Sumber: wowkeren.com