Flu Perut Adalah Muntaber. Yuk, Cegah Flu Perut dengan Gaya Hidup Higienis

 

Flu perut atau gastroenteritis adalah muntah dan diare yang terjadi akibat infeksi atau peradangan pada dinding saluran pencernaan, terutama lambung dan usus. Kebanyakan masyarakat mengenal gastroenteritis ini dengan istilah muntaber.

Sebagian besar gastroenteritis ini disebabkan oleh infeksi virus, dan penyakit sangat mudah menular. Menurut Alodokter, penularan penyakit ini dapat terjadi melalui kontak langsung, seperti saat berjabat tangan dengan penderita atau tidak sengaja menghirup cipratan air liur yang keluar saat penderita sedang bersin. Virus ini juga dapat menular melalui makanan, minuman, dan benda yang telah terkontaminasi virus tersebut. Selain infeksi, gastroenteritis juga bisa disebabkan oleh efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi.

Flu perut ini terjadi saat perut dan usus yaitu saluran gastrointestinal mengalami peradangan dan iritasi. Penyebabnya bisa jadi karena bakteri, virus, parasit sampai reaksi makanan dan air yang tidak higienis.

READ  Yuk Cari Tahu Cara Mengatasi Gangguan Makan

Apa Gejala Flu Perut?

Gejala utama flu perut adalah diare dan muntah. Gejala ini akan muncul selama 1-3 hari setelah terinfeksi virus. Gejala tersebut biasanya berlangsung selama 1-2 hari, tetapi bisa juga bertahan hingga 10 hari. Nah, selain muntah dan diare, penderita gastroenteritis atau flu perut juga kemungkinanĀ  berisiko mengalami gejala tambahan, sebagai berikut.

  1. Kram di perut atau sisi tubuh
  2. Sakit perut
  3. Mual
  4. Demam dan menggigil
  5. Sakit kepala
  6. Tidak nafsu makan
  7. Nyeri otot dan sendi
  8. Pembengkakan kelenjar getah bening

Dalam kondisi yang terbilang parah, muntah dan mengalami diare dapat menyebabkan tubuh Anda kehilangan banyak cairan. Jika hal ini terjadi, Anda sangat memerlukan perawatan medis. Terkadang itu bisa menjadi salah satu hal mengancam kehidupan. Tanda yang harus Anda perhatikan baik-baik adalah sebagai berikut.

  1. Mata cekung
  2. Menjadi lebih haus
  3. Mulut kering atau lengket
  4. Kurangnya elastisitas normal pada kulit
  5. Volume air seni lebih sedikit
  6. Lebih sedikit air mata
READ  Fisura Ani Adalah Penyakit Anus. Apa Saja Gejala dan Penyebabnya

Dilansir dari laman Halodoc, kondisi tersebut dapat diatasi dengan memperbanyak minum cairan. Saat kamu makan, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang tidak banyak mengandung bumbu atau hambar, seperti roti panggang, nasi, pisang, dan saus apel terlebih dahulu. Kemudian kembalilah ke diet normal dalam kurun waktu 24 jam.

Kapan dianjurkan pergi ke dokter?

Gastroenteritis atau flu perut ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu beberapa hari saja. Akan tetapi, segera konsultasikan diri ke dokter jika Anda mengalami hal-hal berikut ini.

  1. Demam hingga di atas 40 derajat celcius
  2. Gejala dehidrasi, seperti haus, mulut kering, dan urine menjadi pekat.
  3. Muntah selama lebih dari 2 hari atau muntah darah.
  4. BAB berdarah.
READ  Cara Efektif Mengatasi Sembelit agar Tak Melilit

Gastroenteritis juga cukup sering dijumpai terjadi pada anak-anak. Segera periksakan anak Anda ke dokter, jika ia mengalami gastroenteritis atau flu perut yang disertai dengan hal-hal berikut ini.

  1. Demam di atas 38 derajat celcius
  2. Uring-uringan
  3. Gelisah
  4. Menangis tanpa mengeluarkan air mata
  5. Muntah selama lebih dari beberapa jam
  6. Popok tetap kering dalam jangka waktu lama
  7. Diare disertai darah

Dalam kasus yang ringan gastroenteritis atau flu perut bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. Nah, supaya terhindar dari kondisi ini, Anda disarankan untuk menerapkan pola hidup higienis dan sehat, seperti rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan air dan makanan yang dikonsumsi, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar, serta mengonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang setiap hari.

 

Sumber : IDNTimes.com