Ciri-ciri Gangguan Makan Yang Harus  Kamu Kenali

Gangguan makan merupakan sebuah gangguan yang menyerang mental dan berhubungan dengan makanan untuk dikonsumsi. Ornang-orang yang mengidap gangguan ini umumnya terlalu terobsesi dengan bentuk dari tubuhnya. Maka dari itu, untuk orang-orang ini akan makan terlalu banyak, atau sebaliknya bisa makan terlalu sedikit.

Gangguan ini pun memiliki 3 jenis yang bisa kamu ketahui dan memang umum terjadi pada kebanyakan orang. Ada anoreksia nervosa, bulimia nervosa, serta gangguan makan secara berlebihan. Gangguan makan ini seringnya terjadi pada remaja yang dimulai dari usia 13 sampai 17 tahun, tetapi tetap bisa menyerang usia berapa saja. Bahkan, orang dewasa juga masih bisa mengalami ini jika ia sangat peduli pada penampilannya.

Ciri-ciri gangguan makan memang bisa langsung terlihat. Namun, jika kamu tidak mengetahuinya tetap akan membingungkan. Maka dari itu, kamu harus simak ulasan berikut ini mengenai gejala yang akan dialami oleh pengidap gangguan makan menurut alodokter.com. Yuk, disimak penjelasannya!

READ  Yuk Cari Tahu Cara Mengatasi Gangguan Makan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa gangguan makan memiliki tiga jenis, maka setiap gejala tergantung pada jenisnya.

Anoreksi Nervosa

Pada jenis anoreksi nervosa, ciri-ciri gangguan makan untuk pengidapnya adalah terlalu sedikit mengonsumsi makanan berat. Karena, pengidap akan merasa bahwa tubuhnya tidak ideal ataupun terlalu gemuk. Meski di kenyataan, tubuhnya terbilang langsing bahkan ada pula yang sudah terlalu kurus. Ciri lainnya, pengidap akan melakukan penimbangan berat badan secara berulang-ulang karena takut berat tubuhnya naik.

Dengan sedikitnya makanan berat yang masuk ke dalam tubuhnya., maka tubuh pun akan kekurangan kalori. Dengan kurangnya kalori, akan membuat tubuh mengalami gangguan yang lain. Seperti contohnya kulit menjadi kering, kekuatan otot yang melemah, mengidap darah rendah, suhu tubuh yang rendah membuat pengidap menjadi sering merasa kedinginan. Bagi perempuan, periode menstruasimu menjadi tidak lancar dan tidak teratur.

READ  Ketahui berikut ini yang dimaksud penyakit gasritis

Pada jenis gangguan ini, bisa berbahaya juga bagi tubuh. Karena terlalu membatasi diri dengan makanan berat biasanya membuat orang menjadi menahan lapas. Padahal akibat fatalnya, orang tersebut bisa meninggal, lho!

Bulimia Nervosa

Ciri-ciri gangguan makan pada bulimia nervosa adalah memuntahkan kembali apa yang sudah dimakan. Meski terdengar sulit dan menjijikan, faktanya banyak perempuan yang melakukannya dengan alasan takut berat badannya naik karena terlalu banyak mengonsumsi makanan. Biasanya ada dua cara yang dilakukan yaitu dengan memuntahkan kembali secara langsung di toilet, dan menggunakan obat pencahar.

Jika kamu memiliki teman yang sering izin ke toilet ketika kalian sudah selesai makan banyak, bisa saja temenmu itu sedang mengalami gangguan makan yang satu ini. Meski memang bisa membuat tubuh menjadi langsing, ada akibat yang harus ditanggung oleh pengidap. Gangguan yang biasanya muncul karena jenis ini antara lain radang tenggorokan, kelenjar ludah yang membengkak, karena kekurangan cairan bisa terkena dehidrasi juga.

READ  Makanan yang Perlu Dikonsumsi agar Lancar BAB

Gangguan Makan Secara Berlebihan

Ciri-ciri gangguan makan yang satu ini berbeda dengan kedua jenis di atas. Jika kedua jenis di atas membuat pengidapnya takut untuk gemuk atau berat badan yang naik, gangguan makan yang satu ini membuat pengidapnya makan terlalu banyak. Karena terlalu seringnya ingin makan, pengidap bahkan bisa sampai menyembunyikan makanan dari orang lain.

Ciri lainnya adalah pengidap akan terus mengonsumi makanan meski keadaan perutnya sudah kenyang, makan dengan cepat, dan terus makan dalam porsi yang sangat banyak. Akibat dari kebanyakan makan ini adalah obesitas dan bisa juga mengakibatkan kematian.

Itulah ulasan mengenai Ciri-ciri gangguan makan yang harus kamu kenali. Ternyata, baik makan terlalu sedikit maupun makan terlalu banyak, bisa membahayakan tubuh kita. Maka dari itu, makanlah pada porsi secukupnya. Semoga artikel ini bermanfaat.

 

Sumber: hellosehat.com